Pengajuan Cuti Kuliah

Cuti Kuliah

Cuti kuliah adalah masa tidak mengikuti kegiatan akademik selama satu atau maksimum dua semester.  Pengajuan cuti kuliah sebanyak dua kali selama masa studi dapat dilakukan secara berurutan maupun tidak berurutan. Baik dilakukan secara berurutan ataupun tidak berurutan, mahasiswa harus tetap mengajukan kembali permohonan cuti kuliah pada setiap awal semester. Batas akhir pengajuan cuti kuliah merujuk pada kalender akademik yang berlaku.

Ketentuan

Peraturan mengenai cuti kuliah dapat dilihat pada Bab VII Bagian Kedua Buku Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan Tahun 2020. Berikut adalah poin-poin yang tercantum dalam Pasal 38.

(1) Mahasiswa Program Sarjana dengan alasan yang kuat, yang ditunjukkan dengan bukti -bukti tertulis, dapat mengajukan cuti kuliah, maksimum 2 (dua) semester.

(2) Mahasiswa Program  Sarjana  yang  ingin  cuti kuliah pada suatu semester tertentu, karena suatu alasan yang kuat, harus tetap berstatus sebagai mahasiswa dengan mengambil beban 0 (nol) SKS, serta harus memenuhi persyaratan berikut :

  • a. Mengajukan permohonan tertulis kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dengan persetujuan Ketua Jurusan terkait dan diketahui oleh Koordinator Program Studi serta Wali Akademik;
  • b. Mendapatkan izin tertulis dari Wakil Rektor Bidang Akademik (didapatkan setelah mahasiswa telah mengajukan point 1 (satu).
  • c. Dalam hal mahasiswa sedang cuti kuliah dibebaskan dari kewajiban membayar UKT.
  • d. Cuti Kuliah tidak mengubah ketentuan batas waktu studi

 

Prosedur Cuti Kuliah

  1. Mahasiswa yang ingin mendaftar cuti dapat mengunduh formulir permohonan cuti di bagian akhir penjelasan ini
  2. Mahasiswa mengajukan permohonan cuti kuliah dengan melengkapi persyaratan yang ditentukan ke Bagian Akademik dan Kemahasiswaan
  3. Bagian Akademik dan Kemahasiswaan memverifikasi dan kemudian membuatkan Surat Keterangan Cuti Kuliah
  4. Mahasiswa mengambil Surat Keterangan Cuti yang telah ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Akademik di Subbag. Akademik dan Kemahasiswaan
  5. Mahasiswa melapor ke Subbag. Keuangan dan BMN agar dibebaskan dari kewajiban membayar UKT

 

Berikut Surat Permohonan Cuti